Tampilkan postingan dengan label lucu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lucu. Tampilkan semua postingan

Mimpi si Jomblo


Tadi pas habis salat Subuh aku bermimpi. Sebuah kejadian yang sangat indah. Kalau aku bisa aku masih ingin melanjutkan mimpi itu, tapi aku terlanjur bangun karena temanku membangunkanku.

Akan aku ceritakan bagaimana indahnya mimpi seorang jomblo :P

Di dalam mimpiku aku sedang berdiri bersama seorang teman yang tidak aku ketahui siapa. Kami berdua berdiri di depan sebuah rumah yang cukup besar, teman-temanku yang lain duduk di halaman rumah itu, jumlah mereka sangat banyak. Aku dan temanku yang berdiri memakai baju putih dan rok hitam. Hanya kami berdua yang berdresscode seperti itu. Aku tidak tahu kami sedang apa di rumah itu saat itu, aku hanya melihat di dalam rumah besar itu banyak anak-anak kecil. Kukira mereka sedang melakukan buka bersama. Nah yang bagian ini aneh, masa aku nyuri sepasang sandal dari rumah itu. wkkk heran, ngapain coba tapi namanya juga mimpi kan ya. Sandal itu aku ambil, aku pake tapi aku kembalikan lagi. Ini benar-benar gaje.

Anak-anak yang ada di dalam rumah itu keluar meninggalkan rumah membawa kardusan yang sepertinya nasi kotak. Setelah mereka pergi, aku dan rombonganku siap-siap ikut pergi. nah sampai sini akhirnya aku tahu keberadaanku dan rombongaku itu ternyata menyumbang sebuah dana pada yayasan. Wah di sini bijak banget mimpi gua wkwkwkwkw. Saat aku bersiap-siap akan pergi,uhuuyyy di sini yang gua suka. Seorang anak kecil dan laki-laki seumuranku memperhatikan aku dari kejauhan. Kulihat mereka sedang berbisik-bisik. Aku dan temanku yang tadi berdiri denganku mengabaikan saja karena merasa tidak kenal dengan mereka. Saat aku benar-benar mau pergi, seorang anak kecil itu yang berjenis kelamin perempuan dengan rambut kriwil dan baju merah menghampiriku. Ternyata ia menyuruhku untuk menunaikan ibadah salat Ashar di rumah itu. nah kok salat ashar ya, kirain waktu itu maghrib. Ah entahlah aku juga bingung. Kemudian aku bertanya pada rombonganku tentang tawaran anak itu, tapi rombonganku tetap ingin melanjutkan perjalanan. Nah sebenarnya aku sedih juga karena tidak bisa melihat anak laki-laki yang melihatku tadi. Dia itu ganteng, mancung, putih, kulitnya bersih, berpeci dan bersarung. Uuhh pokoknya idaman banget deh. Terpaksa aku pergi bersama rombonganku entah kemana.

Aku dan rombonganku melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki. Sebenarnya aku bingung rombongan apa sih ini? Di tengah perjalann seorang anak kecil memanggilku dari jauh. Aku pun menoleh melihat siapa yang memanggil-manggil, ternyata anak kecil tadi. Dia berlari mendekatiku. Sambil terengah-engah ia berdiri di hadapanku dan memintaku untuk berhenti sejenak. Aku bingung, ada apa? Beberapa saat kemudian seorang laki-laki yang tadi memperhatikanku datang. Dia tampan sekali, hidungnya mancung, kulitnya putih, matanya lentik. MasyaAllah, benar-benar wajah yang sempurna. Ia mengenakan baju koko, bersarung dan berpeci. Aku gugup dan senang, sebenarnya ada apa? Laki-laki itu kemudian berbicara. Ia memintaku untuk menjadi jodohnya. WOW… siapa yang mau nolak? Aku speechless saat itu. Dengan malu-malu aku mengiyakan semuanya. Setelah itu aku bangun dari tidur. Ah sial. Aku berharap mimpiku adalah pertanda di mana jodohku sudah mendekat. Aamiin Ya Allah.