Tadi pas habis salat Subuh aku
bermimpi. Sebuah kejadian yang sangat indah. Kalau aku bisa aku masih ingin
melanjutkan mimpi itu, tapi aku terlanjur bangun karena temanku membangunkanku.
Akan aku ceritakan bagaimana
indahnya mimpi seorang jomblo :P
Di dalam mimpiku aku sedang
berdiri bersama seorang teman yang tidak aku ketahui siapa. Kami berdua berdiri
di depan sebuah rumah yang cukup besar, teman-temanku yang lain duduk di
halaman rumah itu, jumlah mereka sangat banyak. Aku dan temanku yang berdiri memakai
baju putih dan rok hitam. Hanya kami berdua yang berdresscode seperti itu. Aku
tidak tahu kami sedang apa di rumah itu saat itu, aku hanya melihat di dalam
rumah besar itu banyak anak-anak kecil. Kukira mereka sedang melakukan buka
bersama. Nah yang bagian ini aneh, masa aku nyuri sepasang sandal dari rumah
itu. wkkk heran, ngapain coba tapi namanya juga mimpi kan ya. Sandal itu aku
ambil, aku pake tapi aku kembalikan lagi. Ini benar-benar gaje.
Anak-anak yang ada di dalam rumah
itu keluar meninggalkan rumah membawa kardusan yang sepertinya nasi kotak.
Setelah mereka pergi, aku dan rombonganku siap-siap ikut pergi. nah sampai sini
akhirnya aku tahu keberadaanku dan rombongaku itu ternyata menyumbang sebuah
dana pada yayasan. Wah di sini bijak banget mimpi gua wkwkwkwkw. Saat aku
bersiap-siap akan pergi,uhuuyyy di sini yang gua suka. Seorang anak kecil dan
laki-laki seumuranku memperhatikan aku dari kejauhan. Kulihat mereka sedang
berbisik-bisik. Aku dan temanku yang tadi berdiri denganku mengabaikan saja
karena merasa tidak kenal dengan mereka. Saat aku benar-benar mau pergi,
seorang anak kecil itu yang berjenis kelamin perempuan dengan rambut kriwil dan
baju merah menghampiriku. Ternyata ia menyuruhku untuk menunaikan ibadah salat
Ashar di rumah itu. nah kok salat ashar ya, kirain waktu itu maghrib. Ah
entahlah aku juga bingung. Kemudian aku bertanya pada rombonganku tentang
tawaran anak itu, tapi rombonganku tetap ingin melanjutkan perjalanan. Nah
sebenarnya aku sedih juga karena tidak bisa melihat anak laki-laki yang
melihatku tadi. Dia itu ganteng, mancung, putih, kulitnya bersih, berpeci dan
bersarung. Uuhh pokoknya idaman banget deh. Terpaksa aku pergi bersama
rombonganku entah kemana.
Aku dan rombonganku melanjutkan
perjalanan dengan jalan kaki. Sebenarnya aku bingung rombongan apa sih ini? Di
tengah perjalann seorang anak kecil memanggilku dari jauh. Aku pun menoleh
melihat siapa yang memanggil-manggil, ternyata anak kecil tadi. Dia berlari
mendekatiku. Sambil terengah-engah ia berdiri di hadapanku dan memintaku untuk
berhenti sejenak. Aku bingung, ada apa? Beberapa saat kemudian seorang
laki-laki yang tadi memperhatikanku datang. Dia tampan sekali, hidungnya
mancung, kulitnya putih, matanya lentik. MasyaAllah, benar-benar wajah yang
sempurna. Ia mengenakan baju koko, bersarung dan berpeci. Aku gugup dan senang,
sebenarnya ada apa? Laki-laki itu kemudian berbicara. Ia memintaku untuk
menjadi jodohnya. WOW… siapa yang mau nolak? Aku speechless saat itu. Dengan
malu-malu aku mengiyakan semuanya. Setelah itu aku bangun dari tidur. Ah sial.
Aku berharap mimpiku adalah pertanda di mana jodohku sudah mendekat. Aamiin Ya
Allah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar